Tampilkan postingan dengan label coding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coding. Tampilkan semua postingan

17 Maret 2021

Membuat Website Tanpa Coding Menggunakan Blogger

Membuat Website Tanpa Coding Menggunakan Blogger

Membuat Website Tanpa Coding Menggunakan Blogger

Hari gini bisa punya website tanpa modal bahasa pemrograman? Apa iya bisa? Tentu jawabannya bisa iya bisa tidak. Loh kok bisa ?

Begini, website merupakan sarana penyampaian informasi secara elektronik dan digital melalui protokol internet atau IP. Dimana sejatinya alamat website yang berawalan "www" atau "http" atau "https" sejatinya adalah barisan angka-angka. Angka-angka tersebut menjadi sebuah "alamat khusus" yang berisikan informasi tersebut.

Nah, kembali ke pembahasan di awal mengenai membuat website apakah perlu modal skill coding? Jika website yang akan kita buat bertujuan untuk sekedar menyajikan profil dan menyajikan artikel atau berita. Maka kemampuan tersebut tidak terlalu diperlukan. Namun, jika website tersebut digunakan untuk melakukan pengolahan data (manajemen profil, manajemen product, manajemen transaksi, dsb.) maka kemampuan pemrograman mutlak dibutuhkan.

Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk melakukan opsi yang pertama? Berikut adalah beberapa tips yang sudah saya lakukan:

1. Memilih Content Management System (CMS)

CMS merupakan paket sistem yang digunakan untuk mengelola konten, baik untuk urusan bisnis maupun personal. Ada beberapa pilihan CMS yang tersedia dipasaran, tentu masing-masing punya spesialisasi masing-masing.

Untuk urusan e-commerce salah satu yang cukup dikenal adalah Magento. Sedangkan untuk urusan e-learning, Moodle menjadi salah satu yang bisa dicoba. Untuk urusan perkuliahan seperti publikasi jurnal ilmiah, OJS PKP menjadi primadona setiap kampus.

Untuk keperluan membuat profil dan publikasi artikel/berita enaknya pakai apa? Salah satu yang paling terkenal adalah menggunakan wordpress atau WP. CMS ini cukup banyak digunakan oleh agensi pembuatan website profil karena kemudahan dan kehandalannya.

Namun, saya saat ini (termasuk website ini) menggunakan CMS Blogger milik Google. Alasannya sederhana, hanya modal domain .com website sudah bisa jalan. Apakah WP tidak bisa? Tentu bisa, tapi harus modal membeli hosting dan domain sekaligus. Harganya cukup bervariasi, setiap provider memberikan penawaran yang berbeda-beda.

Baca Juga: Sekolah Era Digital Perlu Sistem Informasi Sekolah (SISKO)

2. Mempersiapkan Konten

Langkah ini sebenarnya yang paling penting jika dibandingkan poin pertama. Dengan catatan bahwa "uang" tidak menjadi pertimbangan khusus. Apalagi memang ingin benar-benar serius mengembangkan website yang "valuable".

Awal-awal saya belajar membuat website dengan CMS, saya selalu mencari ilmu tentang bagaimana mengembangkan sebuah website, apa hal penting yang harus dipikirkan? Ketemulah dengan website Mas Vatih, seorang pakar SEO dan pendiri pesantren internet marketing SINTESA di Magetan-Jatim.

"Content is The King", ini yang selalu saya ingat sampai detik ini. Website hanyalah sebuah sarana atau wadah. Yang membedakan satu website dengan website lainnya adalah konten. Konten yang bermutu adalah kunci website itu bisa "sustainable" dan bermanfaat.

Meskipun saya tidak pernah bertatap muka dengan Mas Vatih, setiap "insight"nya bermanfaat untuk belajar mengenai website.

3. Mempersiapkan Template

Untuk template CMS Blogger bisa dibilang kurang begitu populer digunakan. Sehingga variasi templatenya kurang begitu banyak pilihannya.

Dalam menggunakan template di Blogger agak berbeda dengan Wordpress. Perlu menginstall aplikasi notepad ++  untuk melihat code XML template. Setelah itu di copy kemudian di paste di Blogger.

Sepertinya sulit ya?

Untuk beberapa template tersebut bisa dilakukan kustomisasi seperti; menambahkan menu, mengganti teks, mengganti gambar dan menambahkan elemen lain. Jika kalian punya keahlian pemrograman web dasar seperti HTML, CSS bahkan JavaScript pasti mudah !

4. Membeli Nama Domain

Langkah 2 dan 3 bisa dilakukan cepat atau lambat, bisa 1 bulan bahkan sampai 6 bulan. Ini kembali kepada komitmen dan usaha kalian.

Berikutnya adalah membuat Blogger Anda lebih eksklusif dengan alamat yang ciamik ! Secara standar, Blogger anda akan menampilkan akhiran domain .blogspot.com, misal: jualsate.blogspot.com.

Untuk menciptakan trust dari pengunjung, domain sebaiknya menggunakan TLD (Top Level Domain). Anda bisa menggunakan akhiran.com, .id, .co.id, dan sebagainya. Saat ini terdapat lebih dari 100 jenis domain.

Baca Juga: 3 Tanda-Tanda Hardisk Laptop atau PC Rusak

5. Melakukan Optimasi

Nah, ini adalah step untuk meningkatkan kualitas website di dunia digital. Sejauh mana mesin penelusur "mbah" Google bisa menempatkan website Anda di halaman 1.

Anda perlu sedikit effort mendalami ilmu SEO (Search Engine Optimization), baik On Page maupun Off Page. SEO on page merupakan bentuk usaha memperbaiki kualitas halaman-halaman website kita. Sedangkan SEO on page bentuk optimasi di luar website kita melalui media sosial maupun website lain.

Bagaimana SEO on page di Blogger? Sedikit agak ribet memang dibandingkan menggunakan Wordpress yang banyak didukung oleh plug in yang powerfull. Akan dibahas pada artikel berikutnya ya...