Tampilkan postingan dengan label media pembelajaran anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label media pembelajaran anak. Tampilkan semua postingan

21 Februari 2022

5 Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak Usia Dini

5 Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak Usia Dini

 



 

Puzzle adalah salah satu mainan anak yang edukatif. Mainan ini memotong sebuah gambar menjadi potongan kecil yang dapat disusun oleh anak. Permainan puzzle sangat disukai oleh anak-anak karena keseruannya saat mencari dan menemukan potongan gambar lainnya. Ternyata selain seru, memainkan puzzle ini memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak dan mengasah kecerdasan anak. 


Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak Usia Dini


Bermain puzzle ini memiliki banyak manfaat untuk anak usia dini. Berikut adalah 5 manfaat yang didapatkan oleh anak ketika bermain Puzzle


Puzzle Mengasah Kemampuan Motorik Halus Anak


Bermain puzzle dapat melatih motorik halus anak dengan baik. Ini karena ketika bermain puzzle, anak dapat belajar untuk mengambil potongan puzzle, menyusun gambar sesuai dengan urutannya, dan memasangkan gambar sesuai dengan lekuk puzzle. Kegiatan semacam ini dapat meningkatkan motorik halus anak. 


Kemampuan motorik halus anak ini bermanfaat agar anak dapat lancar dalam menulis nantinya. Selain bermain puzzle, kemampuan motorik halus anak dapat diasah dengan kegiatan lain seperti meronce, mencocok, dan menyobek. 


Puzzle Mengasah Koordinasi Antara Mata dan Tangan


Bermain puzzle dapat memerlukan kejelian mata untuk dapat menemukan potongan gambar dan tangan untuk dapat menaruhnya pada tempat yang tepat. Itulah mengapa bermain puzzle dapat membantu anak melatih koordinasi antara mata dan tangan.  


Puzzle Mengasah Kemampuan Anak untuk Memecahkan Masalah


Sejatinya ketika menyusun puzzle, ada masalah yang ingin dipecahkan yaitu membuat gambar ini menjadi utuh kembali. Dari masalah tersebut, anak dapat belajar untuk menemukan langkah-langkah yang tepat untuk menyusun gambar puzzle kembali utuh. 


Puzzle Melatih Memori Anak


Bermain puzzle dapat melatih anak untuk mengingat kembali pola, bentuk, warna, dan gambar semula saat potongan puzzle belum di acak. Anak juga berlatih mengingat instruksi yang disajikan pada petunjuk penggunaan puzzle. 


Puzzle Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak 


Manfaat lainnya dari memainkan puzzle adalah dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Tentu ketika anak berhasil untuk menyelesaikan susunan puzzle hingga ke potongan terakhir. Ayah dan Bunda jangan lupa memberikan apresiasi dan pujian ketika anak dapat menyelesaikannya puzzlenya hingga tuntas. 


Memilih Puzzle Sesuai Usia Anak


Pada dasarnya bermain puzzle menyenangkan dan seru untuk anak. Namun, sebagai orang tua, kita perlu untuk memilih puzzle yang pas sesuai dengan usia anak. Mengapa demikian? Dengan memilih puzzle yang sesuai dengan usia anak, maka tingkat kesulitan puzzle juga dapat terukur dengan baik. Anak tidak merasa puzzle yang dimainkan terlalu mudah, atau malah terlalu sulit untuk dikerjakan. 


Berikut adalah beberapa pilihan puzzle berdasarkan rentang usia anak. 


2-4 tahun : Pilihlah puzzle yang sederhana dengan gambar yang tidak rumit. Ada baiknya memilihkan puzzle dengan jumlah kepingan antara 8-20 potong. 


4 tahun ke atas : Anak usia 4 tahun keatas sudah mampu belajar untuk memahami gambar yang lebih rumit. Anak-anak dengan usia 4 tahun ke atas sudah dapat bermain dengan puzzle yang berjumlah lebih dari 20 potong. 


Bermain puzzle bisa menjadi salah satu media belajar anak yang seru. Selain itu juga bisa meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Jadi, sudah mempersiapkan puzzle apa untuk bermain dengan anak hari ini?