Pernahkah kita semua merasa sudah bekerja keras, sudah optimal, melakukan yang terbaik, bahkan banyak berkorban apa saja, namun tetap tak ada keberhasilan yang berarti dalam dunia kerja? Seringkali malah kita merasa apa yang sudah diperjuangkan tak mendapat hasil kerja yang sebagaimana mestinya. Atau bisa jadi seperti ini, teknologi yang sangat pesat, membuat hampir seluruh sistem menjadi berubah, serba digital! Sebenarnya kondisi ini memudahkan, tentu saja bagi sebagian orang yang dapat menguasainya, namun bagaimana dengan yang tidak? Tentu akan terusir secara perlahan bukan? Jika kalian benar-benar merasa pada kondisi yang diceritakan diatas, tandanya ada sebuah masalah besar. Bisa jadi, kamu mengalami kemunduran dalam karir.
Untuk dapat bersaing dalam dunia kerja, tentu kita membutuhkan skill. Skill inilah yang menjadi nilai jual diri kita agar mudah diterima oleh sebuah lembaga perusahaan. Skill ini sendiri adalah kemampuan yang ada dalam diri kita baik yang berupa kebisaan dan pembawaan. Sejatinya skill ini dibagi menjadi dua, Hard Skill dan Soft Skill.
Hard Skill akan menjelaskan apa saja kemampuan diri kita yang terlihat dan dapat diasah (kemampuan menyanyi, kemampuan menulis, kemampuan bidang komputer, dan lain sebagainya). Sedangkan soft skill adalah kemampuan yang tak tampak, namun justru membawa diri kita dalam kesuksesan lebih cepat.
Sebelum kita membahas tentang 7 soft skill yang ada dalam buku ini, ayo kita bahas terlebih dahulu identitas bukunya.
Identitas Buku The Advantage
Buku ini berjudul The Advantage, ditulis oleh Emma-Sue Prince. Buku ini memiliki gambar sampul yang cukup sederhana, menggambarkan ada 4 orang yang sedang berlari, dan seorang lagi menemukan tali untuk dapat berayun, terbang dan lebih cepat dari 3 orang lainnya. Itu sebagai penggambaran tentang seseorang yang selangkah lebih maju.
Buku setebal 300 halaman ini diterbitkan oleh penerbit Elex Media Komputindo, salah satu penerbit yang termasuk dalam Gramedia Group. Bahasa yang digunakan sedikit rumit, sehingga perlu 2 kali membaca untuk memahami makna bacaan.
Emma-Sue Prince, seorang psikoterapi dan konselor yang sudah bertugas lebih dari 28 tahun, menuliskan sebuah buku yang berjudul The Advantage. Dalam buku ini akan dibahas tentang 7 Soft Skill yang harus kamu pelajari untuk membuatmu selangkah lebih maju di dunia kerja.
7 Soft Skill untuk Selangkah Lebih Maju di Dunia Kerja
 |
Buku The Advantage. Dokumen Pribadi.
|
Dunia kerja tentu banyak gelombang pasang surut yang dialami, mulai dari arus globalisasi, percepatan teknologi, dan masih banyak lagi. Untuk membuat kakinya tak gentar berpijak menapaki karir, maka kamu pelajari soft skill berikut:
1. Kemampuan Beradaptasi
Kemampuan beradaptasi adalah kemampuan untuk berubah menyesuaikan diri dengan keadaan diluaran sana yang tentunya juga berubah. Menurut Emma, sebenarnya dari dalam diri kita ini selalu ada kemampuan untuk beradaptasi. Jadi untuk kamu yang selalu bilang ga bisa adaptasi dan sebagainya, sepertinya kamu kurang untuk push diri kamu sendiri. Karena apa? Sebenarnya dari lahir kita juga sudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Begitu memasuki usia sekolah, kita pun beradaptasi hingga memiliki banyak teman dan bisa belajar ini itu.
Kunci dari kemampuan beradaptasi sebenarnya adalah terbuka. Ya, diri kita harus mau untuk bisa belajar apapun meskipun itu berada di luar zona nyaman. Keluar dari zona nyaman memungkinkan kita untuk terus mengasah kemampuan diri. Mulai saat ini, cobalah! Dan rasakan lonjakan energi positif dari dalam dirimu.
2. Berpikir Kritis
Pernahkah berada di suatu masa sulit yang mengharuskanmu untuk membuat keputusan dengan cepat? Lalu apa yang kamu lakukan? Jangan sampai kamu membuat sebuah keputusan yang salah karena tidak terlatih untuk berpikir kritis.
Berpikir kritis menjadi salah satu soft skill penting yang harus kamu kuasai untuk dapat gemilang di dunia kerja. Berpikir kritis berarti memandang semua hal menjadi detail, kita bisa melihat sesuatu dengan mempertanyakan asumsi-asumsi, mengevaluasi sebuah situasi, hingga memecahkan masalah dengan kreatif. Berpikir kreatif juga memungkinkan kita untuk bisa berkolaborasi dengan banyak pihak.
3. Empati
Salah satu kemampuan diri yang sudah tergerus oleh zaman ya ini, Empati! Seringkali, dengan kemudahan teknologi, media sosial, dan lain sebagainya, membuat orang jadi hilang empatinya. Dengan mudahnya mereka melontarkan kata-kata yang tak pantas terhadap orang lain. Padahal dengan adanya empati ini, ini memungkinkan kita untuk dapat selangkah lebih maju, loh!
Empati sendiri sebenarnya adalah kemampuan diri senndir untuk dapat membayangkan jika berada di posisi orang lain. Tujuannya untuk dapat memahami situasi, perasaan, dan niat orang lain.
Dengan menumbuhkan rasa empati terhadap orang lain, sebenarnya kita sedang melatih diri sendiri untuk bisa mendengar, menghormati, dan menghargai orang lain. Skill inilah yang membuat kamu menjadi selangkah lebih maju. Nah, jadi tahu kenapa empati itu penting?
4. Integritas
Emma-Sue Prince mendefinisikan integritas sebagai keselarasan dari perkataan, tindakan, dan pikiran. Jadi kenapa integritas menjadi penting untuk membuatmu selangkah lebih maju di dunia kerja?
Integritas merupakan sebuah kualitas diri. Integritas menujukkan bagaimana sebagai seorang pemimpin berperilaku pada prinsip-prinsip yang dipegangnya. Jangan sampai, apa yang sudah disampaikan namun ternyata tak dijalankan. Integritas membuat kita belajar untuk bertanggung jawab.
5. Optimis
Sebuah sikap optimis dapat membuat hidup kita menjadi lebih positif. Setuju? Emma-Sue Prince membagi tipsnya di 10 langkah mencapai optimisme.
langkah 1 : Menerima hal-hal yang bersifat negatif. Hmm, belum tentu artinya kita menjadi pesimis, tapi hal-hal negatif yang kita terima sepenting hal-hal positif juga karena semua bernilai pelajaran dan hikmah.
Langkah 2 : Memikirkan kembali kebahagiaan. Kebahagiaan itu milik siapa saja, tak usah terlalu tertekan memikirkan semua orang harus bahagia, kurangilah beban dirimu sendiri agar dirimu juga merasakan bahagia.
Langkah 3 : Bertindak seakan-akan.... dirimu tertarik! Ya, untuk bisa maju menyelesaikan tugas yang diberikan, buatlah seakan-akan waktumu tak banyak untuk menyelesaikan semua sehingga kamu harus tertarik untuk segera mengambil tindakan.
Langkah 4 : Latih gaya menjelaskan anda dengan banyak merespon sekitar.
Langkah 5 : Semudah ABC...DE! Ini menjelaskan tentang bagaimana pendekatan kita dalam menjalani semua masalah yang ada. Rencana A, B, C, dan masih banyak alfabet yang membuat kita harusnya masih memiliki banyak pilihan pengambilan keputusan.
Langkah 6 : Singkirkan buku-buku pengembangan diri, karena buku tersebut tidak membuat anda bahagia. Yang bisa membuat anda bahagia adalah diri anda sendiri.
Langkah 7 : Berhenti berusaha berpikir secara positif. Cara berpikir positif yang benar adalah dengan mengenali diri anda sendiri, dan mengambil tanggung jawab untuk beberapa hal.
Langkah 8 : Menjadi radiator. Tentunya adalah radiator yang bisa memancarkan energi kepada orang-orang sekitarnya. Namun tentu saja, sebelumnya anda perlu memusatkan dan melakukan pengendalian pada diri sendiri.
Langkah 9 : Melihat peluang. Tenang saja, peluang itu selalu ada dan anda harus dapat jeli melihat peluang itu.
Langkah 10 : Menemukan cara untuk mengatas kecemasan dan kekhawatiran.
6. Bersikap Proaktif
Seringkali kita terlalu banyak memikirkan hal yang ada di sekitar. Inilah salah satu yang menjadi penghambat diri untuk dapat responsif dan proaktif. Bersikap proaktif berarti menanggapi stimulus-stimulus yang ada.
Sikap proaktif terdiri atas dua komponen : a) bertanggung jawab dalam mengambil tindakan, dan b) cara pandang sistemik yang memahami bahwa membuat perubahan sekarang akan berdampak pada masa depan.
7. Tangguh
Tangguh adalah kemampuan untuk menghadapi tekanan dengan baik, menghadapi rintangan secara efektif, merespons perubahan dengan baik, dan selalu bangkit.
Orang-orang yang tangguh segera bangkit saat mengalami kemunduran hidup. Maka dari itu, orang-orang tangguh akan menerima tantangan dan mencari peluang-peluang didalamnya.
Nah itu dia 7 soft skill yang harus dimiliki untuk dapat selangkah lebih maju di dunia kerja menurut Emma-Sue Prince yang ditulis di bukunya yang berjudul The Advantage. Teman-teman semuanya bisa mengambil dan mempelajari soft skill tersebut agar lebih dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga bermanfaat.