26 Desember 2020

Jajaran Laptop Gaming dari 6 Merk Terkenal

SHARE

Laptop merupakan bentuk "compact" dari sebuah komputer. Dimana saat ini perangkat tersebut bukan lagi sebagai kebutuhan tersier. Namun meningkat menjadi kebutuhan sekunder bahkan primer.

Mulai dari anak sekolahan, pekerja kantoran, dan beberapa pekerja profesional membutuhkan kehadiran laptop untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan. Setidaknya aktivitas yang dibutuhkan dalam pemanfaatan perangkat ini tidak jauh dari mengetik, berinternet, atau hanya sekedar memutar film atau audio.

Namun, ada beberapa pengguna membutuhkan laptop dengan "dapur pacu" yang lebih kencang. Sama halnya dengan mobil, di jalanan umum akan banyak dijumpai mobil merk Toyo*a. Dimana varian merk tersebut masuk sebagai mobil "sejuta umat" untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Nah, bagaimana jika membutuhkan mobil yang digunakan untuk "ngebut" di ajang balap? perumpamaan ini sama halnya dengan laptop tadi. Maka setiap laptop yang ada dipasaran memiliki spesifikasi yang berbeda-beda bergantung kebutuhan penggunanya untuk apa.

Jika mobil memiliki varian sport car atau bahkan hyper car. Pada laptop tentu memiliki sebutan yang tidak asing di telinga kita yakni laptop gaming. Lalu, dimana letak perbedaan laptop gaming dan non gaming?

Kata kuncinya adalah "kecepatan" dan "ketahanan". Agar lebih jelas berikut kami ulas secara singkat jajaran laptop gaming dari 6 merk yang sudah terkenal di pasaran.

 

1. Asus ROG

Asus ROG
 

Produsen asal taiwan ini memiliki trim laptop gaming tertingginya dengan sebutan ROG (Republic of Gamers). Sebagai salah satu "dedengkot" produsen mainboard yang cukup handal tentu Asus tidak mau ketinggalan disektor gaming.

Pada 2020 ini ROG termurah dibanderol dikisaran harga 18-19 juta rupiah. Dan varian ROG termahal dibanderol dikisaran harga 130an juta rupiah. Jajaran ROG terbagi ke dalam 3 varian yakni; ROG Zephyrus , Strix Scar, dan Strix.

Varian terendah dari ROG (Strix series) sudah dibenamkan prosesor intel core i7 10750H, kartu grafis NVidia GTX 1650Ti 4 GB GDDR6, RAM 8 GB DDR4 2666 Mhz, Penyimpanan NVMe 512 gb PCIe Gen 3, dan panel LCD 15,6 inch IPS FHD 120 Hz.

Varian tertinggi dari ROG adalah seri GZ700 di atas seri Zephyrus Duo. Prosesor yang digunakan adalah core i9 9980HK, kartu grafis Nvidia RTX 2080 8 GB GDDR6, RAM 64 GB DDR4 2666 Mhz, Penyimpanan 3 x 512 Gb NVMe PCIe Gen 3, dengan panel LCD 17,3 inch UHD 300 Hz.

Selain trim ROG, Asus sebenarnya menyediakan pilihan "low budget" bagi para gamers yakni varian Asus TUF Gaming. Seri TUF paling murah dibanderol dengan harga 12-13 juta rupiah. Sedangkan varian paling mahal dibanderol dengan harga 22-23 juta rupiah.

Perbedaan spesifikasi dari Asus TUF termurah dan termahal terletak pada komponen prosesor dan kartu grafis. Pada varian termahal disematkan prosesor AMD Ryzen 9 4900H dan kartu grafis Nvidia RTX 2060 6GB GDDR6. Sedangkan varian termurah mendapatkan prosesor Intel Core i5 9300H dan kartu grafis NVidia GTX 1650Ti 4 GB GDDR6.


2. Lenovo Legion

Lenovo Legion

Produsen asal Tiongkok yang memiliki nama asli Legend Group (Sebelum Lenovo Group Limited) ini pun memiliki varian laptop gaming yang dinamai LEGION. Sebagai salah satu kompetitor Asus di Indonesia sepertinya perlu menengok pilihan lain selain ROG sebagai pilihan laptop gaming.

Pada 2020 ini Legion terbagi ke dalam 3 trim yakni; seri 7, seri 5, dan seri Y. Varian temurah dari Legion (Y530) dibanderol dengan harga 15an juta rupiah. Dan varian paling mahal (Legion Seri 7) dibanderol dengan harga 36an juta rupiah. Harga ini sebanding dengan varian ASUS ROG Zephyrus G14 dengan prosesor AMD Ryzen 9 4900H.

Pada seri termurah, Legion dibekali dapur pacu prosesor Intel core i7 8750H, RAM 8 GB DDR4, kartu grafis Nvidia BTX 1050Ti 4 GB GDDR5, Penyimpanan 1 TB Hardisk + 16 GB M2 PCIe, dan panel LCD 15,6 inch IPS HD 144 Hz.

Untuk seri tertinggi, Legion disematkan prosesor Intel Core i7 10875H, RAM 32 GB DDR4, kartu grafis Nvidia RTX 2070 Super Max-Q 8 GB GDDR6, Penyimpanan 1 TB NVMe, dan panel LCD 15,6 inch IPS FHD 144 Hz.

Hampir sama dengan Asus, Lenovo juga meluncurkan laptop gaming selain trim Legion yakni Ideapad Gaming. Varian termurah dibanderol dengan harga 13an juta rupiah. Sedangkan varian paling mahal dibanderol dengan harga 17an juta rupiah.

Uniknya, varian ideapad gaming hanya dibagi 2 trim yakni; ideapad gaming 3 untuk prosesor AMD dan ideapad gaming 3i untuk prosesor Intel. Untuk prosesor AMD disematkan Ryzen 5 4600H sampai Ryzen 7 4800H. Sedangkan trim Intel disematkan prosesor core core i5 10300H dan core i7 10750H.

Baik trim ideapad gaming 3 atau 3i, spesifikasi lainnya sama yakni RAM 16 GB DDR4,  kartu grafis Nvidia GTX 1650Ti 4 GB GDDR5, penyimpanan SSD 512GB, dan panel LCD 15,6 inch IPS FHD.


3. HP

HP Omen

Produsen asal California-USA ini memiliki trim laptop gaming dengan sebutan OMEN. Si Omen dibagi menjadi 2 trim berdasarkan kode akhir tipe laptop yakni; TX dan AX. Untuk kode TX menggunakan prosesor Intel sedangkan kode AX menggunakan prosesor AMD.

Pada varian AX terdapat 2 trim saja yakni en0013AX dengan prosesor AMD Ryzen 7 yang dibanderol dengan harga 21an juta rupiah. Sedangkan trim en0045AX dengan prosesor AMD Ryzen 5 dibanderol dengan harga 18an juta rupiah.

Trim AX memiliki perbedaan pada kartu grafis saja yakni; Nvidia RTX 2060 6 GB untuk yang termahal dan Nvidia GTX 1660 6 GB untuk yang termurah. Spesifikasi lainnya sama yakni; RAM 16 GB DDR4, penyimpanan 512 GB NVMe, dan layar 15,6 inch IPS FHD 144 Hz.

Pada varian TX, trim termurah dibanderol dengan harga 18an juta dan yang termahal dibanderol dengan harga 36an juta rupiah. Varian termurah dibekali oleh prosesor core i7 9750H sedangkan varian termahal menggunakan prosesor core i7 10870H.

Untuk varian termurah hanya mendapatkan RAM 8 GB DDR4 2666Hz sedangkan varian termahal mendapatkan RAM 32 GB DDR4 2933 Hz. Dari sisi storage, varian termurah mendapatkan 256 GB NVMe + Hardisk 1 TB sedangkan varian termahal mendapatkan 2 X 512 GB NVMe.

Pada dapur pacu kartu grafis, varian termurah mendapatkan Nvidia GTX 1660Ti 6 GB GDDR6. Sedangkan varian termahal mendapatkan Nvidia RTX 2070 With Max-Q 8 GB GDDR 6. Dari sisi panel LCD sama-sama mendapatkan ukuran 15,6 inch IPS FHD 144 Hz.


4. Dell Alienware

Dell Alienware

Merk dell pada jajaran laptop gaming patut diperhitungkan. Seperti yang diketahui bersama bahwa Asus, Lenovo, HP, dan Acer merupakan laptop yang cukup "mainstream" digunakan di Indonesia. Khususnya pada trim laptop yang "terjangkau" secara budget dengan fungsionalitas yang cukup baik.

Pada 2020 ini, sebagai "saudara" sebangsa dan setanah air dengan HP, perusahaan asal Texas USA ini hanya mengeluarkan 3 varian laptop gaming. Dua varian dengan kode akhiran R3 dan satu varian dengan kode akhiran R2.

Varian Dell Alienware M15 R3 dan M17 R3 hanya berbeda dalam hal ukuran panel LCD. M15 menggunakan panel LCD 15 inch dan M17 menggunakan panel LCD 17 inch. Keduanya sudah menggunakan teknologi OLED UHD (3840 x 2160).

Spesifikasi Alienware M15 R3 terendah sudah mendapatkan prosesor Intel core i7 10750H, kartu grafis AMD Radeon RX 5500M 4 GB GDDR6, RAM 16 GB DDR4 2666Mhz, dan penyimpanan SSD 256 GB M2 PCIe. Berapakah harga yang dibanderol untuk varian ini? Sekitar 23an juta rupiah.

Sedangkan spesifikasi tertinggi M15 R3 dibanderol dengan harga 57an juta rupiah. Tentu yang didapatkan pun lebih tinggi. Prosesor sudah menggunakan Intel core i9 10980HK, kartu grafis Nvidia RTX 2080 With Max-Q design 8 GB GDDR6, RAM 32 GB DDR4 2666Mhz, dan penyimpanan SSD 4 TB M2 PCIe + SSD 512 GB M2 PCIe.

Bagaimana dengan Alienware M17 R3 ? sama seperti M15 R3, harga dan spesifikasi sama persis. Namun untuk varian M17 tertinggi harga yang dibanderol diangka 62an juta rupiah dengan spesifikasi sama persis dengan M15.

Dell Alienware "high spec" dipegang oleh tipe Area-51M R2. Harga minimum dibanderol pada kisaran 31an juta rupiah. Sedangkan harga tertinggi dengan spesifikasi tertinggi dihargai sekitar 72an juta rupiah.

Spesifikasi terendah untuk Alienware Area-51M R2 mendapatkan prosesor Intel core i7 10700, kartu grafis Nvidia RTX 2060 6 GB GDDR6, RAM 16 GB DDR4 2933Mhz, dan penyimpanan SSD 256 GB NVMe PCIe.

Pada varian Area-51M tertinggi akan mendapatkan Intel core i9 10900HK, kartu grafis Nvidia RTX 2080 Super 8 GB GDDR6, RAM 64 GB DDR4 2933Mhz, dan penyimpanan SSD 4 TB NVMe PCIe. Pada seluruh varian ini dibenamkan layar 17,3 inch UHD.

5. MSI

MSI GT Titan

Bagi sebagian orang yang awam di dunia perkomputeran dan per-gaming-an nama MSI mungkin agak asing. Perusahaan asal Singapura ini menjadi salah satu brand laptop gaming yang tidak memiliki 1 nama pengenal atau "flagship" seperti kompetitor lainnya.

Setidaknya ada 8 trim untuk laptop gaming besutan MSI ini; GT (Titan), GS (Stealth), GE (Raider), GP (Leopard), GL (Leopard), GF (Thin), Alpha, dan Bravo. Masing-masing memiliki perbedaan "filosofis" sebagai bentuk karakter teknologi laptop gaming.

Pada seri GT Titan diberikan 2 pilihan prosesor yakni Intel core i9 generasi 10 (seri DT 10SGS dan seri DT 10SFS) atau Intel core i9 generasi 9 (seri 9 DT SGS, seri DT 9SG, seri 9SG, dan seri 9SF). Pada trim yang menggunakan prosesor generasi 10, masing-masing dipersenjatai dengan NVIDIA RTX 2070 SUPER 8GB GDDR6 disertai panel display 17,3 inch IPS UHD 300 Hz.

Sedangkan trim prosesor generasi 9 dipersenjatai NVIDIA RTX 2080 8GB GDDR6 disertai panel display 17,3 inch IPS UHD 240 Hz. Sumber di website resmi MSI tidak menyebutkan default kapasitas RAM DDR4 dan penyimpanan yang diberikan.

Hampir sama dengan seri GT, pada seri GS Stealth juga diberikan pilihan prosesor yakni Intel Core i7 generasi 10 (seri 10SGS dan seri 10SFS) dan Intel core i9 generasi 10 (seri 10SGS, seri 10SFS, seri 10SF, dan seri 10SE).

Pada seri GE Raider ini juga diberikan 2 pilihan prosesor yakni Intel core i9 generasi 10 (seri 10SFS dan seri 10SF) atau Intel core i9 generasi 9 (seri 9SG dan seri 9SF). Pada laman resmi MSI, pada seri ini dimunculkan 2 laptop edisi spesial yakni GE66 Valhalla Edition dan GE66 Dragonshield Limited Edition.

Seluruh seri GE raider dibekali layar berukuran 15,6 inch kecuali seri 9SG dan 9SF yang masih menggunakan display ukuran 17,3 inch. Untuk kartu grafis seluruh seri GE menggunakan Nvidia RTX seluruhnya.

Pada seri GP Leopard tidak ditemukan informasi akurat pada laman resmi MSI. Sedangkan seri GL Leopard juga ditawarkan 2 pilihan prosesor yakni Intel core i7 generasi 10 (seri 10SDR, seri 10SDK, seri 10SER, dan 10SEK) atau Intel core i7 generasi 9 (seri GL standar, seri 9SD dan seri 9SC).

Untuk kartu grafis, seri 10SDR, seri 10SDK, seri 9SD dan seri 9SC mendapatkan Nvidia GTX 1660Ti/1650. Sedangkan seri 10SER, seri 10SEK, dan seri GL standar mendapatkan kartu grafis Nvidia RTX 2060. Ukuran display seri GL Leopard seluruhnya menggunakan layar 15,6 inch IPS FHD.

Seri GF Thin merupakan trim paling akhir dari jajaran laptop gaming besutan MSI. Sama dengan seri-seri sebelumnya seri ini ditawarkan 2 pilihan prosesor yakni Intel core i7 generasi 10 (seri 10SDR, seri 10SCSR) dan  Intel core i7 generasi 9 (Seri 9SCXR, seri 9SCSR, dan seri 9SC).

Seluruh seri GF Thin mendapatkan kartu grafis NVidia GTX 1650Ti/1660Ti. Untuk panel LCD seluruhnya berukuran 15,6 inch IPS FHD, kecuali tipe GF75 9SC yang tetap dibekali layar 17,3 inch.

Ternyata, MSI tetap memberikan ruang kepada prosesor AMD di trim Alpha dan Bravo. Untuk Alpha dibekali Ryzen 7 3000H dan Bravo menggunakan Ryzen 7 4000H. Kartu grafis pada kedua trim ini sama-sama menggunakan AMD Radeon RX5500M 4GB GDDR6. Begitupun pada sektor display keduanya sama-sama menggunakan layar 15,6 inch FHD.

6. Acer Predator

 

Acer Predator

Brand yang terakhir tentu sudah sangat familiar bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Sebagai rekan serumpun/se-negara dengan Lenovo, Acer juga tidak mau berdiam diri dengan euforia trim laptop gaming. Acer memiliki flagship PREDATOR sebagai penantang laptop-laptop gaming lainnya. Predator memiliki 3 trim lainnya yakni Triton, Helios, dan Nitro.

Predator Triton muncul dengan 4 seri yakni seri 300, 500, 700, dan 900. Sedangkan Helios muncul dengan 4 seri yakni seri 300, 500, 700. Sedangkan pada trim Nitro muncul 2 seri saja yakni seri 5 dan seri 7.

Semua seri Triton dibenamkan prosesor Intel Core i5 atau i7 dimana masing-masing tipe berbeda-beda generasinya. Seri 300 menggunakan intel core i5 atau i7 generasi 9 (H). Pada seri 300 New bahkan menggunakan intel core i9 generasi 9.

Seri 500 tersedia dengan prosesor core i7 generasi 9 dan 10. Yang agak aneh pada seri 700, prosesor yang digunakan adalah core i5 atau core i7 generasi 7 (HQ). Sedangkan pada seri 900 sudah menggunakan prosesor i7 (H) atau i9 (HK) generasi 9.

Dari sektor kartu grafis, seri 300, seri 500, dan seri 900 sudah menggunakan NVidia RTX. Sedangkan seri 700 masih menggunakan Nvidia GTX.

Sedangkan pada trim Predator Helios untuk seri 300 sudah menggunakan prosesor intel core i7 generasi 10 dan kartu grafis Nvidia RTX 2070. Untuk seri 500 merupakan seri pilihan antara intel core i9 generasi 8 (HK) atau AMD Ryzen 7 2700. Namun sayang untuk seri 500 ini kartu grafis hanya diberikan Nvidia GTX 1070 atau AMD Radeon RX Vega.

Sebagai pamungkas di trim Predator Helios, seri 700 tentu memiliki spesifikasi yang gahar. Prosesor sudah tersemat intel core i9 generasi 10 dengan kartu grafis Nvidia RTX 2080 8GB GDDR6.

Pada trim yang terakhir, Predator Nitro memberikan pilihan prosesor Intel dan AMD. Prosesor intel tersedia mulai dari core i5 dan core i7 generasi 9 dan 10 (H). Sedangkan AMD memberikan prosesor Ryzen 5 4600H dan Ryzen 7 4800H.

Pada sektor kartu grafis seluruh varian Nitro tersedia mulai Nvidia GTX1050, GTX 1650/1650Ti, dan GTX 1660/1660Ti. Begitupun juga dengan RAM, seluruhnya disediakan dengan kapasitas 8GB DDR4. Dan seluruh varian Predator juga memiliki ukuran layar 15,6 inch FHD IPS kecuali Triton 900 yang menggunakan layar 17 inch UHD.


Itulah hasil pengamatan saya dari masing-masing laman resmi 6 brand laptop gaming. Tentunya penjelasan di atas tidak 100% akurat dan detail. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih laptop gaming yang paling sesuai. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan adalah; budget, spesifikasi, teknologi, dan layanan purna jual yang bagus (Sabar)

SHARE

Author: verified_user

0 Comments: